Macam – Macam Penyakit Mata Dan Cara Mengatasinya

By | June 27, 2016

Macam – macam penyakit mata. Gangguan kesehatan mata dulu kita di kenal hanya belekan dan mata merah namun ternayata macam penyakit mata merah ini sangat banyak sekali disini kami akan menjelaskan satu persatu tentang macam macam penyakit mata dan cara mengatasinya.

Untitled-2

baiklah langsung saja ke pokok pembahasan pokok, baiklah silahkan baca di bawah ini dan kami tidak menyebutkan ciri-ciri penyakit dengan kata ciri-ciri namun ada pakai kata gejala bisanya di rasakan dan lain-lain.

Macam – macam penyakit mata dan cara mengatasinya :

1). Rabun Jauh (Miopi) atau mata minus

tes-mata-minus-onlineOrang yang menderita rabu jauh tidak dapat melihat suatu benda dengan jelas apabila jaraknya jauh.
Penyebabnya adalah lensa mata terlalu pipih, pada mata orang yang menderita rabun jauh bayangan benda jatuh di depan retina, agar bayangan benda jatuh tepat di retina, penderita sebaiknya menggunkan kacamata atau lensa cekung (lensa negatif)

2). Katarak

pengobatan-katarak-tanpa-operasiKatarak merupakan penyakit mata yang dicirikan dengan adanya kabut pada lensa mata. Lensa mata normal transparan dan mengandung banyak air, sehingga cahaya dapat menembusnya dengan mudah. Walaupun sel-sel barupada lensa akan selalu terbentuk, banyak faktor yang dapat menyebabkan daerah di dalam lensa menjadi buram, keras, dan pejal. Lensa yang tidak bening tersebut tidak akan bisa meneruskan cahaya ke retina untuk diproses dan dikirim melalui saraf optik ke otak.

katarak terjadi karena proses degeneratif atau bertambahnya usia seseorang. Katarak kebanyakan muncul pada usia lanjut

3). Pterigium

maaaPterigium merupakan penyakit mata yang ditandai dengan adanya pertumbuhan daging di kornea mata. Daging tersebut merupakan konjungtiva(membran yang menyelimuti bagian putih mata) yang tumbuh tidak normal ke dalam kornea. Pterigium bisa berukuran kecil atau bisa pula tumbuh membesar dan mengganggu penglihatan.
Paparan sinar matahari dalam waktu lama, terutama sinar UV, serta iritasi mata kronis oleh debu dan kekeringan diduga kuat sebagai penyebab utama pterigium.

4). Gloukoma

glaukomaGlaukoma merupakan kelainan mata yang dicirikan dengan rusaknya saraf optik yang berfungsi untuk membawa pesan-pesan cahaya dari mata ke otak. Kerusakan saraf optik ini disebabkan oleh kelebihan cairan humor yang mengisi bagian dalam bola mata. Cairan mata yang diproduksi oleh jaringan-jaringan di depan bola mata ini sebenarnya berfungsi untuk membawa makanan untuk kornea dan lensa mata.

5). Astigmatisme

15Astigmatis adalah ketidakteraturan lengkung-lengkung permukaan bias mata yang berakibat tidak terpusatkannya sinar cahaya pada satu titik di selaput jala (retina) mata. Ada dua jenis astigmatis, yaitu astigmatis kornea yang disebabkan oleh ketidakteraturan lengkung atau daya bias kornea dan astigmatis lensa akibat ketidakteraturan daya bias lensa mata. Astigmatis menyebabkan penderitanya mengalami kesulitan melihat sesuatu secara jelas atau menjadi kabur, terutama untuk obyek-obyek yang berukuran kecil. Astigmatis yang umumnya diderita oleh penyandang miopia ini biasanya dapat dikoreksi dengan kacamata berlensa silindris atau lensa kontak. Dapat juga dilakukan operasi refraktif.

6). Rabun Dekat (Hipermetropi) atau mata plus

Penderita rabun dekat tidak dapat melihat benda kecil di dekatnya. Misalnya, tidak membaca huruf kecil di koran dari jarak dekat. Pada orang yang menderita rabun dekat, bayangan benda jatuh di belakang retina. Agar bayangan benda jatuh di tepat di retina, penderita sebaiknya menggunakan kacamata atau lensa cembung.

7). Rabun Tua (presbiopi)

Daya akomodasi orang yang berusia lanjut biasanya sudah lemah, akibatnya, orang tersebut tidak dapat melihat benda yang letaknya jauh maupun dekat. Penderita dapat di tolong dengan menggunkan kacamata berlensa rangkap. Kacamata berlensa rangkap adalah kacamata yang teridiri atas lensa positif dan lensa negatif.

8). Rabun Senja (hemerolopi)

Penderita rabun senja salah satu kelainan pada mata penderita buta warna tidka mampu membedakan warna-warna tertentu. Misalnya, warna merah, kuning, hijau dan biru. Cacat mata ini termasuk kelainan yang bersifat menurun.

Itulah Macam – Macam Penyakit Mata Dan Cara Mengatasinya semoga apa yang kami sampaikan bisa bermanfaat bagi anda semua. Terimkasih telah berkunjung di web resmi kami Obat Syaraf Mata. ! Salam Sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *