Mengenal Penyakit Mata Neuritis Optik Penyebab Dan Gejalanya

By | September 19, 2017

Mengenal Penyakit Mata Neuritis Optik Penyebab Dan Gejalanya – Neuritis Optik adalah suatu penyakit mata yang terjadi akibat adanya peradangan pada saraf mata, dimana saraf kehilangan lapisan pelindunganya yang disebut myelin. Tanpa adanya myelin, sinyal visual tidak dapat terkirim dengan baik ke otak sehingga terjadi gangguan pada penglihatan, seperti pandangan mata kabur atau buram. Neuritis Optik dapat menyeang baik orang dewasa maupun anak-anak. Namun, kelainan ini paling sering ditemukan pada wanita usia antara 20 hingga 40 tahun. Kondisi seperti ini dapat menyerang satu atau kedua mata. Saraf optik, yang merupakan saluran saraf utama yang berhubungan dengan otak dan mengirimkan rangsangan visual dari retina menuju batang otak dan ke korteks oksipital, yaitu bagian otak yang bertugas mengenali penglihatan.

Di sisi lain, selubung myelin merupakan lapisan pelindung yang melindungi saraf optik juga memberikan pelindungan pada saluran saraf, jadi jika peradangan terjadi maka seluruh fungsi mata lah yang terkena. Penyebab pasti dari peradangan yang dapat menyebabkan penyakit mata neuritis optik ini masih belum diketahui sepenuhnya, namun saat ini kondisi tersebut dianggap sebagai gangguan autoimun, yang mungkin dipicu oleh infeksi. Dalam beberapa kasus penyakit mata ini seringkali menyerang orang dewasa berumur 20-40 tahun dan juga perempuan. Penyakit mata ini juga dapat mengakibatkan masalah yang serius atau komplikasi yang berbahaya, komplikasi yang terjadi akibat penyakit ini adalah kerusakan saraf optik dan penurunan ketajaman visual pada mata.

neuritis optik

Peradangan dan kerusakan saraf optik diduga disebabkan oleh kelainan autoimun, yaitu adanya gangguan pada sistem kekebalan tubuh dimana sistem imun menyerang tubuh sendiri. Pada kelainan ini yang diserang oleh sistem imun tubuh adalah selaput myelin. Beberapa penyakit autoimun yang terkait dengan neuritis optik adalah multiple sclerosis dan nueromyelitis optica. Persentase risiko neuritis optik kambuh kembali pada penderita multiple sclerosis adalah sekitar 50 persen. Selain kedua penyakit autoimun tersebut, beberapa faktor lain yang juga dapat menyebabkan neuritis optik adalah :

– Obat-obatan, misalnya beberapa jenis antibiotik dan pil kina.
– Infeksi bakteri (contohnya sifilis dan penyakit Lyme) atau infeksi virus (contohnya campak, herpes, dan gondongan).
– Penyakit lainnya, seperti sarkoidosis, lupus, penyakit vaskuler, diabetes, glaukoma dan defisiensi vitamin B12 (sangat jarang terjadi).

Beberapa faktor diatas bisa saja menjadi salah satu penyebab neuritis optik. Selain itu juga faktor usia, seks, ras, atau juga mutasi genetik bisa menjadi penyebab neuritis optik. Setelah beberapa penyebab diatas, kita juga sangat perlu mengetahui gejala yang dapat terjadi jika terkena neuritis optik. Umumnya, penyakit neuritis optik mempengaruhi satu mata, namun tidak menutup kemungkinan penyakit ini juga dapat mempengaruhi kedua mata. Untuk itu ada beberapa gejala neuritis optik seperti :

– Mata mengalami buta warna.
– Penglihatan menjadi kabur.
– Penurunan kecerahan penglihatan mata.
– Sakit mata, terutama ketika mata bengkak.
– Kehilangan kontras visual atau penglihatan menjadi kurang jelas.
– Hilangnya penglihatan, lebih sering hanya pada satu mata, namun bisa juga terjadi pada kedua mata.

Apabila anda mengalami salah satu gejala seperti diatas maka ada baiknya anda segera memeriksakan mata anda ke dokter spesialis mata agar anda dapat mengetahui lebih jauh mengenai kondisi mata anda dengan cepat. Penyakit mata ini bisa sembuh dengan sendirinya, akan tetapi walau memang neuritis ini bisa sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi, tidak ada salahnya kita mempercepat penyembuhan agar mata bisa kembali normal. Untuk itu, sangat penting bagi kita merawat dan menjaga mata dengan baik, sebab mata merupakan aset yang berharga bagi kehidupan manusia, dan oleh karena itu, rawat mata sebaik mungki, karena jika mata mengalami masalah seperti penyakit neuritis optik ini maka dapat membuat penglihatan kita menjadi terganggu atau bahkan mata kita akan mengalami kebutaan, yang mana kebutaan merupakan penyakit yang menakutkan bagi setiap orang. Apabila kita mengalami kebutaan tentu kita tidak bisa melihat warna warni dunia ini dengan jelas.

Berikan nutrisi dan gizi yang baik bagi mata, seperti makanan sehat yang memiliki kandungan alami. Makanan sehat seperti buah dan sayuran segar merupakan nutrisi alami yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi mata, serta hindari hal yang dapat merusak mata seperti kurang tidur, sering memaksakan mata yang lelah, dan juga jangan terlalu sering menggunakan obat tetes mata, sebab obat tetes mata memiliki bahan kimia yang berbahaya jika sering digunakan. Gunakan obat tetes mata hanya dalam jangka waktu sementara, atau alangkah baiknya anda menggunakan obat alami mata yang dapat membantu merawat dan menjaga kesehatan mata dengan aman tanpa efek samping berbahaya pada mata. Hal ini karena pada dasarnya obat yang berbahan alami jauh lebih baik dibandingkan dengan obat yang berbahan kimia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *