Penyakit Mata Keratitis Penyebab, Gejala Dan Pengobatannya

By | July 19, 2017

Penyakit Mata Keratitis Penyebab, Gejala Dan Pengobatannya – Keratitis adalah suatu masalah yang terjadi pada kesehatan mata dimana peradangan atau inflamasi yang terjadi pada kornea mata. Cedera mata atau adanya infeksi merupakan penyebab utama penyakit mata keratitis. Gangguan yang terjadi pada kornea merupakan penyakit yang fatal karena penanganan yang terlambat atau tidak baik dapat menyebabkan penurunan penglihatan yang permanen, baik ringan hingga masalah yang serius seperti kebutaan. Komplikasi lain dari penyakit mata keratitis adalah timbulnya luka pada kornea (ulkus kornea). Keratitis dapat mengenai semua usia, jenis kelamin, dan ras. Kornea sendiri merupakan suatu bagian mata yang transparan yang ada di depan mata, fungsi dari kornea ini adalah sebagai jendela mata dan merupakan jalannya sinar yang masuk dan akan diteruskan ke retina, sehingga kornea berperan penting dalam proses penglihatan seseorang.

Fungsi lain dari kornea ini adalah sebagai lapisan pelindung. Kornea yang normal tidak memiliki pembuluh darah sehingga kornea menjadi transparan. Penyakit mata keratitis ini disebabkan oleh proses infeksi ataupun steril (tidak ada kuman infeksi yang menyerang). Infeksi pada kornea dapat disebabkan oleh bakteri, virus, dan jamur. Selain itu, riwayat trauma pada mata juga dapat menyebabkan keratitis, seperti kemasukan benda asing atau tergores akibat penggunaan lensa kontak. Penggunaan obat-obatan secara sembarangan juga dapat menimbulkan penyakit mata keratitis. Terutama obat-obatan golongan penekan sistem imun atau obat penghilang rasa nyeri. Penggunaan obat yang baik adalah resep dan pengawasan dari dokter. Pemakaian lensa kontak yang terlalu lama juga merupakan salah satu pemicu inflamasi pada mata, apalagi jika lensa kontak yang anda pakai sudah terkontaminasi oleh jamur, bakteri dan parasit.

mata keratitis

Penyakit mata keratitis ini bisa dikategorikan ke dalam dua jenis, yaitu keratitis yang tidak menular dan menular. Keratitis tidak menular misalnya karena cedera yang tidak ditangani dengan baik dan seksama bisa bertambah parah dan mengalami infeksi yang kemudian bisa berubah menjadi keratitis menular. Jika kondisi tersebut dibiarkan dan terus berkembang semakin parah, maka keratitis berpotensi memicu berbagai komplikasi lain dan bahkan bisa menyebabkan kebutaan pada mata. Beberapa komplikasi yang dapat terjadi seperti infeksi kornea kambuhan atau kronis, pembengkakan dan jaringan parut kornea, luka bernanah pada kornea, penurunan kemampuan melihat sementara atau permanen serta kebutaan. Komplikasi yang dapat ditimbulkan oleh penyakit keratitis tersebut tentunya sangat mengkhawatirkan dan perlu dihindari sebab jika hal itu terjadi maka mata tidak berfungsi dengan baik lagi.

Keratitis ini merupakan penyakit mata yang termasuk dalam keadaan mata merah dengan penglihatan yang menurun. Sesuai dengan golongannya maka gejala yang paling umum terjadi pada penderita mata keratitis adalah mata yang merah dan disertai dengan menurunnya penglihatan. Selain mata yang merah, ada beberapa gejala lainnya seperti :

– Mata yang terus mengeluarkan air mata atau kotoran.
– Sensasi panas atau perih pada mata, seperti terbakar.
– Mata terasa mengganjal.
– Pandangan kabur.
– Kelopak mata yang sulit terbuka akibat iritasi atau rasa sakit.
– Sensitivitas mata terhadap cahaya yang meningkat.

Jika anda mengalami gejala seperti diatas maka ada baiknya anda segera memeriksakan mata ke dokter terdekat agar anda mendapatkan penanganan yang lebih baik sehingga anda bisa menghindari resiko terjadi komplikasi berbahaya pada mata. Saat anda memeriksa mata ke dokter biasanya dokter akan menanyakan gejala serta riwayat kesehatan Anda. Pemeriksaan kondisi penglihatan dan fungsi struktur mata juga akan dilakukan. Pengecekan struktur mata akan membantu dokter untuk mengetahui luasnya infeksi kornea dan pengaruhnya terhadap bagian lain dari bola mata. Jika diperlukan, dokter juga akan mengambil sampel cairan yang keluar dari mata untuk diperiksa di laboratorium. Pemeriksaan ini digunakan untuk mengetahui penyebab di balik keratitis yang Anda alami.

Pengobatan Penyakit Mata Keratitis

Mengingat pentingnya fungsi kornea mata dan bahaya dari penyakit mata keratitis, maka pengobatan yang dilakukan pun tidak boleh asal-asalan atau secara sembarangan. Berkonsultasilah dengan dokter, menggunakan obata sesuai dengan anjuran dan pengawasan dari dokter, mematuhi pengobatan yang sudah disiapkan oleh dokter, dan tidak sembarang menggunakan obat tetes mata. Walaupun memang obat tetes mata merupakan salah satu solusi untuk meredakan gejala mata keratitis, akan tetapi obat tetes mata tidak bertahan lama, sebab obat tetes jika digunakan dalam jangka panjang dapat membahayakan mata dan merusak fungsi mata. Pengobatan yang diberikan pada tiap penderit mata keratitis berbeda-beda. Langkah ini ditentukan oleh dokter berdasarkan penyebab, tingkat keparahan, serta kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh.

Baca Juga : Eye Care Softgel

Jika anda mengalami gejala yang ringan mungkin dokter akan memberikan bat tetes mata yang mengandung antibiotic, tetapi apabila keluhannya berat dapat diberikan antibiotic secara oral. Keratitis jamur diberikan obat anti jamur, sedangkan keratitis virus biasanya dapat sembuh sendiri tanpa menggunakan obat-obatan asalkan daya tahan tubuh baik. Jika keluhannya berat, baru dapat diberikan obat antivirus. Namun, pengobatan ini juga harus dalam pengawasan dokter. Apabila kornea sudah rusak parah dan tidak dapat diperbaiki lagi, maka dapat dilakukan tindakan operasi transplantasi kornea untuk memperbaiki penglihatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *